Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Cara Jualan di Acara 17 Agustus 2026 Agar Cepat Laku

Minggu, 16 Agustus 2026 | Agustus 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-16T01:30:00Z


Gretpir.com
– Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya menjadi momentum untuk mengikuti berbagai perlombaan dan kegiatan masyarakat. Bagi pelaku usaha kecil, acara 17 Agustus juga dapat menjadi kesempatan untuk mendapatkan tambahan penghasilan.

Keramaian di lingkungan perumahan, sekolah, kampung, komunitas hingga berbagai acara masyarakat biasanya menciptakan kebutuhan terhadap makanan, minuman, hadiah, aksesori dan produk lainnya.


Namun, berjualan di acara 17 Agustus tidak otomatis membuat produk laris. Banyak pedagang justru menghadapi masalah karena salah memilih produk, harga tidak sesuai, lokasi kurang strategis atau membeli stok terlalu banyak.


Karena itu, bagi pemula yang ingin mencoba jualan di acara 17 Agustus 2026, persiapan sebaiknya dilakukan sebelum hari pelaksanaan.


Mulai dari menentukan target pembeli, memilih produk, menghitung modal, menetapkan harga, menyiapkan promosi hingga mengantisipasi stok tersisa harus diperhitungkan sejak awal.


Kenapa Acara 17 Agustus Bisa Menjadi Peluang Jualan?


Acara 17 Agustus memiliki karakter yang cukup menarik bagi pedagang kecil karena biasanya melibatkan masyarakat dalam jumlah banyak di satu lokasi.


Ketika warga berkumpul untuk mengikuti lomba, menonton pertandingan, menghadiri acara lingkungan atau mengikuti kegiatan lainnya, kebutuhan terhadap makanan dan minuman dapat meningkat.


Situasi tersebut menciptakan peluang bagi pedagang yang mampu menawarkan produk dengan harga terjangkau dan mudah dikonsumsi.


Selain makanan dan minuman, produk lain seperti aksesori merah putih, hadiah lomba, mainan anak dan kebutuhan kegiatan juga dapat memiliki pasar.


Namun, peluang tersebut tetap bergantung pada jumlah pengunjung, jenis acara, lokasi, daya beli masyarakat dan jumlah pedagang yang ikut berjualan.


Tren Jualan 17 Agustus 2026 yang Perlu Diperhatikan


Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Pemerintah juga telah menetapkan identitas visual resmi HUT ke-81 dan mendorong masyarakat untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan di berbagai ruang publik dan media.


Bagi pelaku usaha, momentum tersebut dapat menjadi kesempatan untuk menawarkan produk yang berkaitan dengan kegiatan masyarakat.


Di sisi lain, transaksi digital juga semakin berkembang. Bank Indonesia menargetkan 47 juta merchant QRIS pada 2026 sebagai bagian dari perluasan digitalisasi ekonomi dan keuangan inklusif, termasuk UMKM.


Artinya, pedagang kecil memiliki semakin banyak pilihan untuk menerima pembayaran, meskipun uang tunai tetap penting terutama untuk transaksi bernilai kecil.


Cara Jualan di Acara 17 Agustus 2026 Agar Cepat Laku


1. Cari Tahu Jenis Acara Sebelum Membeli Stok


Kesalahan pertama yang sering dilakukan pemula adalah membeli barang sebelum mengetahui jenis acara yang akan berlangsung.


Padahal, produk yang cocok untuk lomba anak-anak belum tentu cocok untuk acara yang mayoritas dihadiri orang dewasa.


Sebelum berjualan, cari tahu:


  • Jenis acara yang berlangsung.
  • Jumlah perkiraan peserta.
  • Jumlah pengunjung.
  • Jam pelaksanaan.
  • Lokasi acara.
  • Apakah ada pedagang lain.
  • Apakah panitia mengizinkan warga berjualan.


Informasi sederhana tersebut dapat membantu menentukan produk yang lebih sesuai.


2. Tentukan Target Pembeli


Jangan mencoba menjual semua jenis barang kepada semua orang.


Tentukan terlebih dahulu siapa calon pembelinya.


Jika acara didominasi anak-anak, makanan ringan, minuman dingin dan mainan sederhana dapat menjadi pilihan.


Jika mayoritas pengunjung adalah orang dewasa, makanan, kopi, teh, air mineral, paket hadiah atau kebutuhan rumah tangga bisa lebih relevan.


Semakin jelas target pembeli, semakin mudah menentukan produk dan harga.


3. Pilih Produk yang Mudah Dibeli Secara Spontan


Pengunjung acara biasanya tidak ingin membawa barang yang terlalu besar atau mengeluarkan uang terlalu banyak untuk pembelian spontan.


Karena itu, produk berukuran kecil dan harga terjangkau dapat menjadi pilihan menarik.


Contohnya:


  • Es teh.
  • Air mineral dingin.
  • Snack.
  • Es lilin.
  • Sosis bakar.
  • Gorengan.
  • Stiker.
  • Aksesori merah putih.


Produk seperti ini relatif mudah ditawarkan kepada pengunjung tanpa proses penjualan yang panjang.


4. Jangan Membawa Terlalu Banyak Jenis Produk


Modal kecil sebaiknya tidak dibagi ke terlalu banyak produk.


Misalnya memiliki modal Rp100 ribu, jangan langsung membeli lima sampai sepuluh jenis barang.


Lebih baik memilih satu produk utama dan satu produk pendamping.


Contohnya:


  • Produk utama: es teh.
  • Produk pendamping: snack.


Dengan cara tersebut, modal lebih mudah dikontrol dan penjual dapat mengetahui produk mana yang paling diminati.


Strategi Jualan Makanan di Acara 17 Agustus


Makanan menjadi salah satu kategori yang berpotensi menarik pembeli ketika masyarakat berkumpul.


Namun, makanan memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan barang non makanan karena dapat rusak atau basi.


Karena itu, produksi sebaiknya disesuaikan dengan perkiraan jumlah pembeli.


Untuk pemula, pilih makanan yang:


  • Mudah dibuat.
  • Bahan bakunya mudah diperoleh.
  • Harga jualnya terjangkau.
  • Mudah dibawa.
  • Tidak membutuhkan waktu penyajian terlalu lama.


Contohnya makanan ringan, minuman, gorengan, sosis bakar atau paket snack.


Strategi Jualan Minuman Agar Lebih Menarik


Minuman dingin dapat menjadi pilihan menarik terutama ketika acara berlangsung pada siang hari.


Beberapa pilihan yang dapat dipertimbangkan antara lain es teh, es jeruk, es sirup atau air mineral dingin.


Untuk menghindari modal terlalu banyak, cukup mulai dengan satu atau dua pilihan rasa.


Gunakan ukuran cup yang konsisten agar biaya bahan lebih mudah dihitung.


Harga juga sebaiknya ditampilkan dengan jelas sehingga pembeli tidak perlu bertanya berulang kali.


Gunakan Sistem Paket untuk Meningkatkan Penjualan


Salah satu strategi yang dapat dicoba adalah membuat paket.


Misalnya:


  • Paket A: es teh + snack.
  • Paket B: es jeruk + snack.
  • Paket C: dua minuman + dua snack.


Harga paket dapat dibuat sedikit lebih menarik dibandingkan membeli satu per satu, selama margin keuntungan masih aman.


Strategi bundling juga membuat pembeli tidak perlu memilih terlalu banyak barang.


Cara Menentukan Harga Jual di Acara 17 Agustus


Jangan menentukan harga hanya dengan melihat harga bahan baku.


Hitung seluruh biaya yang berhubungan dengan produk.


Rumus sederhananya:


Total biaya = bahan + kemasan + transportasi + es + gas/listrik + biaya lain


Setelah total biaya diketahui, tentukan harga jual yang memberikan keuntungan sekaligus masih masuk akal bagi target pembeli.


Contohnya, jika biaya untuk membuat satu minuman adalah Rp2.000, jangan langsung menganggap seluruh selisih harga jual sebagai keuntungan. Masih ada kemungkinan biaya kemasan, transportasi dan bahan tambahan.


Karena itu, pencatatan sederhana sangat penting.


Jangan Takut Menggunakan Harga yang Mudah Dibayar


Untuk produk dengan nilai transaksi kecil, harga seperti Rp2.000, Rp3.000, Rp5.000 atau Rp10.000 dapat mempermudah transaksi.


Namun, harga tersebut bukan aturan wajib.


Yang paling penting adalah harga sesuai dengan biaya produksi, kualitas produk dan daya beli calon pembeli.


Jangan menjual terlalu murah hanya demi terlihat paling murah jika akhirnya keuntungan tidak cukup untuk memutar modal.


Cara Memilih Lokasi Jualan yang Strategis


Lokasi sangat menentukan peluang penjualan.


Tempat yang ramai belum tentu menjadi tempat terbaik jika pengunjung tidak memiliki kesempatan untuk berhenti dan membeli.


Beberapa hal yang perlu diperhatikan:


  • Dekat dengan arus pengunjung.
  • Mudah terlihat.
  • Tidak mengganggu jalur peserta.
  • Mudah dijangkau pembeli.
  • Tidak menghalangi kegiatan panitia.
  • Memiliki ruang yang cukup untuk menata produk.


Jika berjualan di acara warga, sebaiknya komunikasikan terlebih dahulu dengan panitia.


Jualan dari Rumah Juga Bisa


Tidak semua orang harus menyewa tempat untuk mendapatkan pembeli.


Jika lokasi rumah dekat dengan acara, Anda dapat memanfaatkan halaman rumah sebagai tempat berjualan.


Keuntungannya adalah tidak perlu mengeluarkan biaya sewa.


Anda juga dapat menerima pesanan terlebih dahulu melalui WhatsApp.


Strategi ini cocok bagi pemula yang ingin mengurangi risiko modal.


Promosi Sebelum Hari Acara


Jangan menunggu acara dimulai untuk mempromosikan produk.


Jika sudah mengetahui jadwal kegiatan, mulai tawarkan produk kepada lingkungan sekitar beberapa hari sebelumnya.


Promosi dapat dilakukan melalui:


  • WhatsApp Status.
  • Grup WhatsApp warga.
  • Facebook.
  • Instagram.
  • TikTok.


Untuk promosi lokal, informasi seperti lokasi, harga dan cara pemesanan lebih penting daripada membuat iklan yang terlalu rumit.


Contoh Promosi WhatsApp


“Besok ada lomba 17 Agustus di lingkungan kita. Kami menyediakan es teh dingin dan paket snack mulai Rp5.000. Bisa pesan untuk acara atau kebutuhan hadiah lomba. Hubungi untuk pemesanan.”


Pesan sederhana seperti ini sudah cukup untuk memperkenalkan produk.


Gunakan Foto Produk yang Jelas


Jika menjual melalui media sosial, gunakan foto produk yang terang dan mudah dilihat.

Jangan membuat calon pembeli menebak isi produk atau harganya.

Sebaiknya tampilkan:

  • Foto produk.
  • Nama produk.
  • Harga.
  • Ukuran atau isi.
  • Lokasi.
  • Cara pemesanan.


Semakin lengkap informasi awal, semakin mudah calon pembeli mengambil keputusan.


Manfaatkan Pembayaran Digital


Pembayaran digital dapat menjadi tambahan fasilitas bagi pedagang kecil.


Bank Indonesia menargetkan 47 juta merchant QRIS pada 2026 sebagai bagian dari perluasan digitalisasi sistem pembayaran dan inklusi ekonomi, termasuk bagi UMKM.


Bagi pedagang di acara 17 Agustus, pilihan pembayaran digital dapat membantu ketika pembeli tidak membawa uang tunai yang cukup.


Namun, uang tunai tetap sebaiknya tersedia karena tidak semua pembeli menggunakan pembayaran digital.


Yang tidak kalah penting, setiap transaksi tetap harus dicatat agar modal dan keuntungan dapat diketahui.


Siapkan Uang Kembalian


Ini terlihat sederhana tetapi sering dilupakan pedagang pemula.


Jika harga produk Rp5.000 dan banyak pembeli membayar dengan Rp10.000 atau Rp20.000, Anda harus mempunyai uang kembalian yang cukup.


Siapkan pecahan kecil sebelum acara dimulai.


Dengan begitu, transaksi dapat berlangsung lebih cepat.


Gunakan Papan Harga


Papan harga sederhana dapat membantu mempercepat transaksi.


Contohnya:


  • Es Teh Rp3.000
  • Es Jeruk Rp4.000
  • Snack Rp2.000
  • Paket Hemat Rp5.000


Harga yang terlihat jelas juga membuat pembeli lebih nyaman karena tidak perlu bertanya terlebih dahulu.


Strategi Agar Antrean Tidak Membuat Pembeli Pergi


Jika produk mulai laris, antrean dapat menjadi masalah.


Penjual sebaiknya menyiapkan produk tertentu sebelum acara ramai.


Misalnya, minuman sudah dibuat sesuai kebutuhan dan tinggal diberikan kepada pembeli.


Untuk makanan yang membutuhkan proses memasak, batasi jumlah variasi agar pelayanan tetap cepat.


Kecepatan pelayanan penting karena pengunjung biasanya ingin kembali mengikuti acara.


Cara Menghindari Stok Tersisa


Stok tersisa menjadi salah satu risiko terbesar dalam jualan makanan.


Karena itu, jangan langsung membuat produk dalam jumlah besar.


Gunakan sistem bertahap.


  1. Siapkan stok awal.
  2. Amati jumlah pembeli.
  3. Catat produk yang paling cepat habis.
  4. Tambahkan stok produk yang paling diminati.
  5. Kurangi produksi produk yang kurang laku.


Strategi tersebut membantu mengurangi risiko kerugian.


Jualan dengan Sistem Pre-Order


Pre-order cocok untuk produk yang membutuhkan modal produksi lebih besar.


Misalnya paket snack, nasi kotak, paket hadiah atau makanan tertentu.


Dengan menerima pesanan terlebih dahulu, penjual dapat mengetahui jumlah produk yang harus disiapkan.


Namun, jelaskan batas waktu pemesanan dan waktu pengambilan agar tidak terjadi kesalahpahaman.


Cara Menghadapi Banyak Pedagang di Satu Lokasi


Jangan panik jika banyak orang menjual produk yang sama.


Anda tidak harus selalu perang harga.


Cari pembeda.


Contohnya:


  • Kemasan lebih rapi.
  • Pelayanan lebih cepat.
  • Paket lebih praktis.
  • Harga ditampilkan dengan jelas.
  • Lokasi lebih mudah dijangkau.
  • Memiliki pilihan pembayaran lebih banyak.


Pembeli tidak selalu memilih harga paling murah. Kemudahan dan kenyamanan juga dapat memengaruhi keputusan pembelian.


Ide Jualan yang Cocok untuk Modal Rp50 Ribu


Bagi pemula dengan modal sangat terbatas, beberapa produk dapat dimulai dengan jumlah kecil.


  • Snack kemasan.
  • Es lilin.
  • Stiker.
  • Aksesori merah putih.
  • Minuman sederhana.


Untuk pembahasan lebih lengkap, baca juga artikel 10 Ide Jualan Agustusan Modal Rp50 Ribu yang Bisa Dicoba Pemula.


Ide Jualan dengan Modal Rp100 Ribu


Jika modal sedikit lebih besar, pilihan produk dapat diperluas.


Anda dapat mengombinasikan makanan dan minuman atau membuat paket produk.


Simak juga 15 Ide Jualan 17 Agustus 2026 Modal Rp100 Ribu yang Bisa Dicoba untuk melihat beberapa alternatif usaha.


Ide Jualan Makanan untuk Acara 17 Agustus


Bagi yang lebih tertarik menjual makanan, Anda juga dapat membaca 20 Ide Jualan Makanan 17 Agustus 2026.


Artikel tersebut dapat menjadi referensi untuk menentukan jenis makanan yang akan dijual.


Jangan Lupakan Kebutuhan Hadiah Lomba


Selain makanan dan minuman, kebutuhan hadiah lomba juga dapat menjadi peluang bagi penjual.


Panitia membutuhkan berbagai pilihan hadiah untuk anak-anak maupun orang dewasa.


Jika ingin masuk ke pasar tersebut, Anda dapat menawarkan paket hadiah berdasarkan anggaran.


Baca juga 25 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus 2026 yang Murah dan Menarik.


Contoh Simulasi Jualan dengan Modal Rp100 Ribu


Sebagai gambaran sederhana, seorang pemula memiliki modal Rp100.000.


Modal tersebut dapat dibagi menjadi:


  • Rp70.000 untuk bahan dan stok.
  • Rp15.000 untuk kemasan.
  • Rp15.000 sebagai dana cadangan.


Misalnya produk yang dijual adalah minuman dan snack.


Jika seluruh produk berhasil terjual, pendapatan yang diperoleh kemudian dikurangi total biaya untuk mengetahui keuntungan sebenarnya.


Angka tersebut hanyalah contoh. Harga bahan dan biaya usaha dapat berbeda di setiap daerah.


Karena itu, jangan menggunakan contoh perhitungan sebagai jaminan keuntungan.


Kesalahan yang Sering Dilakukan Penjual Pemula


Ada beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari ketika berjualan di acara 17 Agustus.


  • Membeli stok terlalu banyak.
  • Tidak mengetahui jumlah pengunjung.
  • Menjual terlalu banyak jenis produk.
  • Tidak menghitung biaya kemasan.
  • Tidak menyediakan uang kembalian.
  • Tidak menampilkan harga.
  • Tidak melakukan promosi.
  • Tidak mencatat penjualan.
  • Menetapkan harga hanya berdasarkan harga pesaing.


Checklist Sebelum Berjualan di Acara 17 Agustus


Sebelum berangkat berjualan, gunakan checklist sederhana berikut:


  • Produk sudah siap.
  • Stok sudah dihitung.
  • Kemasan sudah tersedia.
  • Harga sudah ditentukan.
  • Papan harga sudah dibuat.
  • Uang kembalian tersedia.
  • Pembayaran digital siap jika digunakan.
  • Promosi sudah dilakukan.
  • Lokasi sudah dikonfirmasi.
  • Catatan penjualan sudah disiapkan.


Apakah Jualan 17 Agustus Bisa Dilanjutkan Setelah Acara?


Bisa, terutama jika produk yang dijual bukan produk musiman.


Contohnya makanan ringan, minuman, tumbler, mug, tas, kebutuhan rumah tangga atau produk lainnya.


Justru momentum 17 Agustus dapat digunakan sebagai kesempatan untuk menguji produk.


Jika ada produk yang terbukti banyak diminati, produk tersebut dapat terus dijual setelah acara selesai.


Dengan demikian, perayaan 17 Agustus bukan hanya menjadi kesempatan mencari keuntungan sesaat, tetapi juga dapat menjadi sarana melakukan riset pasar kecil-kecilan.


Kesimpulan


Cara jualan di acara 17 Agustus 2026 agar cepat laku sebenarnya tidak hanya bergantung pada produk yang dijual.


Lokasi, harga, target pembeli, kualitas produk, kemasan, pelayanan dan strategi promosi juga memiliki peran penting.


Bagi pemula, strategi paling aman adalah memulai dengan stok terbatas. Pilih satu produk utama dan satu produk pendamping, kemudian lihat respons pembeli.


Jangan langsung menghabiskan seluruh modal untuk stok karena masih ada kemungkinan produk tidak habis terjual.


Manfaatkan juga media sosial dan WhatsApp untuk melakukan promosi sebelum acara. Jika memungkinkan, sediakan pilihan pembayaran digital sebagai tambahan kemudahan bagi pelanggan.


Yang tidak kalah penting adalah mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran. Dengan catatan tersebut, Anda dapat mengetahui apakah usaha benar-benar menghasilkan keuntungan.


Pada akhirnya, tujuan jualan 17 Agustus bukan hanya membuat produk habis, tetapi memastikan modal tetap berputar dan keuntungan dapat dihitung dengan benar.


Jika berhasil menemukan produk yang banyak diminati, jangan berhenti setelah acara selesai. Gunakan pengalaman tersebut untuk mengembangkan usaha di momentum berikutnya.

×
Berita Terbaru Update